Setelah Tak Berdaya Ditangan Pejuang Gaza, Israel Dilumpuhkan Iran dengan Mudah

- 15 April 2024, 14:02 WIB
Israel tak berdaya menghadapi rudal dan drone Iran. Foto: Pemimpin Spritual Tertinggi Iran Ayatullah Sayyid Ayatullah Agung Ali Khamenei dengan latar belakang para jenderal senior dan rudal balistik
Israel tak berdaya menghadapi rudal dan drone Iran. Foto: Pemimpin Spritual Tertinggi Iran Ayatullah Sayyid Ayatullah Agung Ali Khamenei dengan latar belakang para jenderal senior dan rudal balistik /Hamdani/

PIKIRANACEH.COM - Setelah 6 bulan nonstop atau selama 190 hari pasukan Israel melancarkan perang genosida melawan pejuang Gaza berlangsung. Rezim teroris pendudukan benar-benar telah mengalami kerugian besar dan dibikin tak berdaya oleh Faksi-faksi Perlawanan Palestina.

Israel telah mengalami kekalahan dalam serangan darat, keruntuhan militer mereka, dan kehancuran ekonomi yang sangat parah. Namun PM Netanyahu masih menolak untuk mengakuinya.

Baca Juga: Mufti Oman Dukung Iran Serang Israel

Sementara kesabaran Iran atas kekejian zionis Israel tidak dapat dibendung lagi. Setelah konsulat nya di Damaskus diserang yang menewaskan sejumlah Penasehat Senior IRGC, kemarin Sabtu, (13/4/2024) Iran melakukan serangan pembalasan.

Dengan sandi 'Ya Rasulullah' Puluhan rudal dan drone ditembakkan ke sasaran di Israel. Pejabat terkait memperkirakan Iran meluncurkan 185 drone dan 36 rudal jelajah, dan juga meluncurkan 110 rudal permukaan-ke-permukaan.

Serangan balasan Iran pada Sabtu dini hari waktu setempat, menyasar langsung jantung kota negara "israel" merupakan pertama kali dalam sejarah sejak konflik antara kedua negara tersebut berlangsung.

Iran melancarkan serangan balasan terhadap zionis Israel akibat tidak adanya respon yang memuaskan dari organisasi internasional atas kejahatan rezim pendudukan sebelumnya yang mengebom kantor Konsulat Iran. Padahal tindakan Israel mengangkangi hukum internasional.

Justeru yang terjadi sebaliknya, negara-negara Barat yang dimotori oleh Amerika Serikat dan sekutunya mengecam Iran, dan membiarkan perilaku brutal Israel. Sebuah situasi buruk dan tidak masuk akal.

Halaman:

Editor: Hamdani


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah